Selasa, 17 Maret 2009

Selasa, 17 Februari 2009

OBAT TRADISIONAL

OBAT TRADISIONAL UNTUK KISTA OVARIUM

RUMPUT TEKI

keringkan rimpang teki, blender/tumbuk halus. Rebus 5-10 gram bubuk rimpang teki dgn 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Dinginkan, saring lalu minum. 2x sehari pagi dan sore. Meski diyakini aman, minum air rebusan rimpang teki tetap hrs hati2. jika ada sesuatu yg tdk beres sebaiknya hentikan pemakaian dan segera periksa ke dokter. Pemakaian rimpang teki bisa optimal jika kista masih pada tahap awal. Jika sdh parah, jalan terbaik adalah operasi. Pemakaian rimpang teki bisa dilanjutkan utk mencegah kista muncul lagi.

2> REMPAH

Adas, ketumbar dan cengkih masing2 sejumput, tumbuk. Rebus dgn air, dinginkan, saring, minum. Lakukan sehari 2-3 x. Catatan, pemakaian adas dlm jumlah bnyk bisa membuat pemakainya srg buang angin dan sendawa.

3> DAUN BELUNTAS

Cuci 2 genggam daun beluntas, tumbuk sampai halus. Tambah air masak 1,5 gelas dan garam seujung sendok teh. peras, saring lalu minum 3x sehari, masing2 1/2 gelas.

4> JERUK NIPIS

2 sendok makan air perasan jeruk nipis + 3 sendok makan madu + 1,5 gelas air panas, aduk rata. Dinginkan , lalu minum 3 x sehari, masing2 1/2 gelas.

OBAT DEMAM

Demam adalah suatu gejala dimana suhu tubuh meningkat di atas normal. Demam sendiri bukan merupakan penyakit, tetapi aktifitas tubuh dalam melawan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
Beberapa jenis tanaman yang berkhasiat untuk meredakan demam antara lain:

1. Brotowali (Batang)

* Ambil 2 jari batang brotowali
* Rebus dengan 2 gelas air, hingga tersisa menjadi 1 gelas
* Tambahkan madu secukupnya
* Minum setengah gelas air rebusan
* Lakukan 2 kali sehari

2. Jeruk Nipis (Daun)

* Petik 2 -4 genggam daun jeruk nipis, cuci bersih
* Rebus dengan 2-4 gelas air
* Gunakan air rebusan ini untuk mengompres
* Gunakan kain yang menyerap air, kompres pada dahi penderita

3. Kumis Kucing (Akar)

* Siapkan 100 gr akar kumis kucing, cuci bersih
* Rebus dengan 2000 cc air
* Tunggu sampai mendidih
* Dinginkan, saring dan ambil airnya
* Minum segelas sehari

4. Daun Pepaya(Daun)

* Petik daun pepaya yang muda
* Tumbuk daun hingga menjadi setengah gelas
* Tambahkan 3/4 gelas air dan sedikit garam
* Peras campuran tadi lalu saring
* Minum ramuan 3 kali sehari dengan dsis yang sama
* Lakukan selama 5 hari berturut-turut

5. Sambiloto (Daun)

* Pilih daun sambilto segar
* Tempelkan ke Badan (punggung, leher, dada) dan dahi penderita

OBAT ASMA

Untuk anda yang mengidap penyakit asma, tidak ada salahnya kalau anda memanfaatkan khasiat obat tradisional yang satu ini.

Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah madu 1 gelas, kemudian dikukus.
Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari. Bisa juga, 10 siung bawang putih diparut, 1 ons gula batu, direbus bersama 1 gelas air.

Sehatlah selalu dengan olah raga dan istirahat yang teratur.

Selasa, 28 Oktober 2008

LEBARAN

Lebaran adalah nama lain dari hari Raya Idul Fitri yang kita peringati setahun sekali dan diawali dengan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh. Lebaran tahun kali ini jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008.

Asia
































Hidangan ketupat yang biasa disajikan dalam Hari Raya Idul Fitri

Hidangan ketupat yang biasa disajikan dalam Hari Raya Idul Fitri

Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, dimana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura. Bagi anak-anak, biasanya para orangtua memberikan uang raya kepada mereka. Selama perayaan, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan "halal bi-halal"memohon maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Asia Selatan

Di Bangladesh, India dan Pakistan, malam sebelum Idul Fitri disebut Chand Raat, atau malam bulan. Orang-orang mengunjungi berbagai bazar dan mal untuk berbelanja, dengan keluarga dan anak-anak mereka. Para wanita, terutama yang muda, seringkali satu sama lain mengecat tangan mereka dengan bahan tradisional hennadan serta memakai rantai yang warna-warni.

Cara yang paling populer di Asia Selatan selama perayaan Idul Fitri adalah dengan mengucapkan Eid Mubarak kepada yang lain. Anak-anak didorong untuk menyambut para orangtua. Didalam penyambutan ini, mereka juga berharap untuk memperoleh uang, yang disebut Eidi, dari para orangtua.


Cina

Kaum Muslim adalah minoritas di China, sehingga perayaan hari raya Idul Fitri tidak terlalu meriah. Ada keunikan tersendiri dengan Muslim di Cina, yakni mereka merayakan hari raya kurban atau Idul Adha lebih meriah dibanding Idul Fitri.

Eropa

Di Eropa, perayaan Idul Fitri tidak dilakukan dengan begitu semarak. Di Inggris misalnya, Idul Fitri tidak diperingati sebagai hari libur nasional. Kaum muslimin di Inggris harus mencari informasi tentang hari Idul Fitri. Biasanya, informasi ini didapat dari Islamic Centre terdekat atau dari milis Islam. Idul Fitri dirayakan secara sederhana di Inggris. Khutbah disampaikan oleh Imam masjid setempat, dilanjutkan dengan bersalam-salaman. Biasanya di satu area dimana terdapat banyak kaum Muslimin disana, kantor-kantor dan beberapa sekolah di area tersebut akan memberikan satu hari libur untuk kaum muslimin. Untuk menentukan hari Idul Fitri sendiri, para ulama dan para ahli agama Islam sering mengadakan Rukyat hisab untuk menentukan hari raya Idul Fitri.

Turki

Di Turki, Idul Fitri dikenal dengan sebutan Bayram (dari bahasa Turki). Biasanya setiap orang akan saling mengucapkan "Bayramınız Kutlu Olsun", "Mutlu Bayramlar", atau "Bayramınız Mübarek Olsun". Pada Idul Fitri, masyarakat biasanya menggunakan pakaian terbaik mereka (dikenal sebagai Bayramlik) dan saling kunjung mengunjungi ketempat orang-orang yang mereka kasihi seperti keluarga, tetangga, dan teman-teman mereka serta menziarahi kuburan keluarganya yang telah tiada.

Pada masa itu, orang yang lebih muda akan mencium tangan kanan mereka yang lebih tua dan menempatkannya di dahi mereka selagi mengucapkan salam Bayram. Para anak-anak kecil juga biasa mendatangi rumah-rumah disekitar lingkungannya untuk mengucapkan salam, dimana mereka biasanya diberikan permen, cokelat, permen tradisional seperti Baklava dan Lokum, atau sejumlah kecil uang.

Amerika

Amerika Utara

Umat Muslim di Amerika Utara pada umumnya merayakan Idul Fitri dengan cara yang tenang dan khidmat. Karena penetapan hari raya bergantung pada peninjauan bulan, seringkali banyak masyarakat tidak sadar bahwa hari berikutnya sudah Idul Fitri. Masyarakat menggunakan metode yang berbeda untuk menentukan penghujung Ramadhan dan permulaan Syawal. Orang Amerika Utara yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dibanding mereka yang di wilayah barat. Pada umumnya, penghujung Ramadhan diumumkan via e-mail, website, atau melalui sambungan telepon.

Umumnya, keluarga Muslim di Barat akan bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan makanan kecil. Setiap orang didorong untuk berpakaian formal dan baru. Banyak keluarga-keluarga yang memakai pakaian tradisional dari negara mereka, karena kebanyakan Muslim disana ialah imigran. Selanjutnya mereka akan pergi ke majlis yang paling dekat untuk shalat. Shalat itu bisa diadakan di masjid lokal, ruang pertemuan hotel, gelanggang, ataupun stadion lokal. Shalat Idul Fitri sangat penting, dan umat Muslim didorong untuk shalat Id memohon ampunan dan pahala. Setelah shalat, ada kutbah dimana imam memberikan nasihat bagi jamaahnya dan biasanya didorong untuk mengakhiri setiap kebencian ataupun kesalahan lampau yang mungkin mereka punya. Setelah shalat dan para jamaah saling memeluk dan satu sama lain saling mengucapkan selamat Idul Fitri. Muslim di Amerika Utara juga merayakan Idul Fitri dengan cara saling memberi dan menerima hadiah kepada keluarga.

Kamis, 11 September 2008

R A M A

Terlahir di desa Mergasana Buayan Kebumen (lebih dikenal dengan Gombong). Beliau tidak ingat tanggal bulan dan tahun kelahirannya. Maklum orang dulu tidak memperhatikan atau belum terpikirkan untuk mencatat kejadian-kejadian penting. Kurang lebih 80 tahun usianya sekarang. Beliau sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) di Gombong hingga kelas 3. Kemudian hijrah ikut pamanya ke Majenang dan mendapatkan jodoh di Majenang hingga sekarang. RAMA adalah sebutan kami untuk ayah/bapak/papa/papi kami, seperti kebanyakan orang Banyumas dalam emmanggil orang tuanya. Generasi sekarang sudah tidak ada lagi yang menggunakan panggilan RAMA. Alhamdulillah diusaianya sekarang ini beliau masih kuat dan ingatannya akan masa lalu masih bagus. Dia masih kuat untuk melakukan perjalanan jauh sendirian dengan menggunakan angkutan umum/bus menuju ke Cilacap. Anak yang terkecil atau nomor 8 tinggal di Cilacap, sementara saya adalah anak nomor 6. Bekerja. bekerja dan bekerja mungkin itulah MOTTO hidup Ramaku. Tidak ada hari tanpa bekerja. Dari bangun tidur pagi-pagi sekali sudah berangkat ke sawah. Istirahat sebentar sekitar jam 8 (biasanya pulang minum kopi dan sarapan seadanya) terus pergi lagi ke sawah hingga waktu luhur tiba. Setelah dirasa cukup istirahatnya Dia berangkat lagi ke sawah sampai senja tiba (sekitar pukul lima sore). Beliau sangat menjunjung tinggi kedisiplinan.

Rabu, 10 September 2008

MASUK SEKOLAH

Empat setengah tahun sudah umurku. Bapak ibuku mendaftarkan aku untuk sekolah. Tepatnya Playgroup atau taman bermain. Yang menjadi pilihan Bapak ibuku adalah TKIT Keluarga Ceria yang bertempat di utara masjid Agung Kabupaten Sleman. Tepatnya di jalan Parasamya (komplek PEMDA SLEMAN. Beruntung saya masuk sekolah ini. gurunya baik dan sabar, teman-teman juga baik-baik. Ada yang gendut, ada yang kurus dan ada juga yang tidak gendut dan tidak kurus seperti saya. Tapi ada yang bilang saya itu gendut. Yang tidak kalah menariknya dan bikin aku senang adalah permainanya yang kumplit. Ada ayunan, bola dunia, terowongan, jungkat-jungkit, panjat tali dan masih banyak lagi yang saya tidak tahu namanya. O..ya masih ada lagi yang aku tahu namanya yaitu kapal kayu dan kuda-kudaan dari kayu.

Pokokn
ya asyik...

TAPI.... dua minggu awal aku belum berani sendiri. Ibu nunggu sampai aku pulang sekolah. Rasanya masih takut, soalnya belum ada yang aku kenal. Semuanya asing bagi saya. Aku jadi kenal Fadel, Tiara, Putri, Alya, Iqbal dan masih banyak lagi yang belum. Namun sebagian besar adalah cewek. ada yang berambut kriting, ikal, lurus seperti saya, ada yang berkulit hitam, putih, sawo matang, pokoknya kumplit Bhineka Tunggal Ika ... gitu

Minggu, 07 September 2008

KE PANTAI

Adalah hasrat yang selalu tertunda lantaran banyak perkara. Apa itu cuaca, kegiatan kampung, kegiatan kantor, kadang juga kesehatan, ada tamu/temen yang datang, pekerjaan rumah dan sebagainya. Bahkan perkara yang tidak kalah penting adalah keuangan keluarga. Alhamdulilah berkat kehendak Allah SWT, hasrat yang sudah lama tertunda akhirnya terlaksana juga. Tepatnya hari Minggu tanggal 24 Agustus 2008 kami (Bapak, Ibu dan Fadhil) pergi ke pantai. Beruntunglah Parang Tritis karena menjadi pantai pilihan kami sekeluarga. Dengan berbekal secukupnya kami berangkat dari rumah pukul 06.30 WIB menggunakan sepeda motor suprafit yang kami punya. Dengan harapan di perjalanan nanti, sinar matahari belum begitu menyengat. Pelan namun pasti kami sampai di lokasi pukul 07.30 WIB. Dengan uang Rp4000 sebagai biaya retribusi kami tersu melaju menuju sasaran. Betapa giranngnya hati fadhil ketika di perjalanan sudah mulai kelihatan gundukan pasir yang menjadi ciri khas pantai parang tritis, serta suara ombak terdengar dan gelombak sudah kelihatan di kajauhan. FADHIL TERIAK KEGIRANGAN. Begitu sampai di lokasi kami langsung menuju tempat parkir yang sekaligus menyediakan kamar mandi. Sengaja kami pilih tempat parkir yang paling dekat dengan garis pantai agar nantainya setelah selesai dari jalan-jalan bisa langsung berteduh di tempat parkir sekaligus memberihkan badan. Kami langsung ganti baju (bapak dan fadhil) kalau ibu tidak mau ganti baju karena memang tidak bawa baju ganti. Dengan telanjang kaki kami bertiga berjalan menyusuri pantai sambil jeprat-jepret mengambil gambar. Awalnya fadhil takut, tidak mau kena air pantai. Tidak lama kemudian setelah kaki sedikit-sedikit dibasahi akhirnya fadhil mulai menikmati. Setelah rasa takutnya hilang Fadhil lari kesana kemari tidak mau berhenti. Sekarang Bapak dan Ibu malah yang kwatir.
"PAK, BU..... AIRNYA ASIN" teriak fadhil setelah terjatus dan sempat terguyur air laut. Bukannya takut Fadhil malah tambah berani. Sesaat kemudian kami istirahat untuk menikmati bekal yang kami bawa dari rumah. Di saat kami istirahat betapa terenyuhnya kami karena banyak sekali orang yang minta-minta. Yang bikin kami heran ternyata ada juga BULE yang berprofesi seperti itu. Mungkin stress atau apalah ..... usianya sekitar 50-an tahun laki-laki. (sayang tidak sempat diambil gambarnya). Di sisi lain ada juga yang tidak putus asa untuk berusaha (jualan makanan kecil yang digendong) dengan berjalan kaki puluhan km menyusuri pantai. Setelah dirasa sudah cukup kami bergegas lagi untuk berbasah-basahan. Setelah jam menunjukkan pukul 10.00 Fadhil saya ajak untuk menyudahi alias pulang. Namun Fadhil belum mau pulang. Dengan segala bujuk rayu akhirnya Fadhil mau juga untuk pulang. Sebelum kami pulang kami istirahat dulu sambil main layangan yang dibeli dengan harga 10 ribu. Fadhil ambil 2, satu untuk fadhil dan satunya lagi untuk mas Ilham. Setelah dirasa cukup karena sinar matahari sudah panas, kami berjalan meninggalkan pantai. Karena tidak pakai alas kaki kami bertiga kepanasan dan Fadhil merengek minta digendong. Disaat masih digondongan terdengan orang jualan es krim, namun kami panggil-panggil gak denger juga. Fadhilpun masih tetep nangins minta dibelikan es krim. Beruntung penjual berhenti di kejauhan. Dengan satu buah es krim Spongebob Fadhilpun berhenti menangis. Di saat fadhil menghabiskan es krim Bapak ke kamar mandi untuk mandi dan ganti baju, disusul Fadhil yang telah menghabiskan es krim dan terakhir Ibu. Tepat pukul 11.30 kami meninggalkan pantai parang tritis. Selamat tinggal parang tritis, semoga kami masih diberi kesempatan untuk bisa menikmati keindahanmu di waktu yang akan datang. Dalam perjalanan pulang Fadhil tertidur, mungkin karena kecapaian. Kami mampir di Manding dan Kasongan (ya.. sekedar lihat-lihat). Tepat pukul 14.30 kami sudah sampai di rumah. CAPEK TAPI ASYIK....

Jumat, 05 September 2008

HILANG

Saat itu Rabu, 27 Agustus 2008 dalam perjalanan mengantar Fadhil berangkat ke sekolah (Saragan ke Masjid Agung Kab. Sleman)mungkin dompetnya jatuh dari canthelan atau tali dompet terputus tidak tahu dimana dan tidak juga ditemukan. STNK sepeda motor Suprafit Nomor Polisi AB 4089 JI Handphone nokia dan sejumlah uang yang ada di dalam dompet jatuh dan menjadi milik orang lain. Kami berharap siapa saja yang menemukan barang tersebut mau mengembalikan dengan ikhlas. Sekalipun dia tidak mau mengembalikan kepada kami, kami mohon surat tersebut tidak disalahgunakan. Sekali lagi kami mohon jangan disalahgunakan. Kami sediakan imbalan sepatasnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada yang menemukan dan mau mengembalikan barang-barang tersebut kepada kami. Mungkin ini peringatan dari Allah SWT untuk kami agar lebih berhati-hati dan lebih beramal serta berbagai dengan orang lain.