"PAK, BU..... AIRNYA ASIN" teriak fadhil setelah terjatus dan sempat terguyur air laut. Bukannya takut Fadhil malah tambah berani. Sesaat kemudian kami istirahat untuk menikmati bekal yang kami bawa dari rumah.
Di saat kami istirahat betapa terenyuhnya kami karena banyak sekali orang yang minta-minta. Yang bikin kami heran ternyata ada juga BULE yang berprofesi seperti itu. Mungkin stress atau apalah ..... usianya sekitar 50-an tahun laki-laki. (sayang tidak sempat diambil gambarnya). Di sisi lain ada juga yang tidak putus asa untuk berusaha (jualan makanan kecil yang digendong) dengan berjalan kaki puluhan km menyusuri pantai. Setelah dirasa sudah cukup kami bergegas lagi untuk berbasah-basahan. Setelah jam menunjukkan pukul 10.00 Fadhil saya ajak untuk menyudahi alias pulang. Namun Fadhil belum mau pulang. Dengan segala bujuk rayu akhirnya Fadhil mau juga untuk pulang. Sebelum kami pulang kami istirahat dulu sambil main layangan yang dibeli dengan harga 10 ribu. Fadhil ambil 2, satu untuk fadhil dan satunya lagi untuk mas Ilham. Setelah dirasa cukup karena sinar matahari sudah panas, kami berjalan meninggalkan pantai. Karena tidak pakai alas kaki kami bertiga kepanasan dan Fadhil merengek minta digendong. Disaat masih digondongan terdengan orang jualan es krim, namun kami panggil-panggil gak denger juga. Fadhilpun masih tetep nangins minta dibelikan es krim. Beruntung penjual berhenti di kejauhan. Dengan satu buah es krim Spongebob Fadhilpun berhenti menangis. Di saat fadhil menghabiskan es krim Bapak ke kamar mandi untuk mandi dan ganti baju, disusul Fadhil yang telah menghabiskan es krim dan terakhir Ibu. Tepat pukul 11.30 kami meninggalkan pantai parang tritis. Selamat tinggal parang tritis, semoga kami masih diberi kesempatan untuk bisa menikmati keindahanmu di waktu yang akan datang. Dalam perjalanan pulang Fadhil tertidur, mungkin karena kecapaian. Kami mampir di Manding dan Kasongan (ya.. sekedar lihat-lihat). Tepat pukul 14.30 kami sudah sampai di rumah. CAPEK TAPI ASYIK....
Minggu, 07 September 2008
KE PANTAI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar