Kamis, 11 September 2008

R A M A

Terlahir di desa Mergasana Buayan Kebumen (lebih dikenal dengan Gombong). Beliau tidak ingat tanggal bulan dan tahun kelahirannya. Maklum orang dulu tidak memperhatikan atau belum terpikirkan untuk mencatat kejadian-kejadian penting. Kurang lebih 80 tahun usianya sekarang. Beliau sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) di Gombong hingga kelas 3. Kemudian hijrah ikut pamanya ke Majenang dan mendapatkan jodoh di Majenang hingga sekarang. RAMA adalah sebutan kami untuk ayah/bapak/papa/papi kami, seperti kebanyakan orang Banyumas dalam emmanggil orang tuanya. Generasi sekarang sudah tidak ada lagi yang menggunakan panggilan RAMA. Alhamdulillah diusaianya sekarang ini beliau masih kuat dan ingatannya akan masa lalu masih bagus. Dia masih kuat untuk melakukan perjalanan jauh sendirian dengan menggunakan angkutan umum/bus menuju ke Cilacap. Anak yang terkecil atau nomor 8 tinggal di Cilacap, sementara saya adalah anak nomor 6. Bekerja. bekerja dan bekerja mungkin itulah MOTTO hidup Ramaku. Tidak ada hari tanpa bekerja. Dari bangun tidur pagi-pagi sekali sudah berangkat ke sawah. Istirahat sebentar sekitar jam 8 (biasanya pulang minum kopi dan sarapan seadanya) terus pergi lagi ke sawah hingga waktu luhur tiba. Setelah dirasa cukup istirahatnya Dia berangkat lagi ke sawah sampai senja tiba (sekitar pukul lima sore). Beliau sangat menjunjung tinggi kedisiplinan.

Tidak ada komentar: